Tips Memberikan Susu Formula yang Aman untuk Pencernaan Bayi

ASI dari ibu tentu jauh lebih baik ketimbang susu formula. Namun, beberapa kondisi yang dialami oleh ibu terkadang membuat ibu harus mengimbanginya dengan memberikan susu formula untuk buah hati. Intensitas susu ASI yang sedikit maupun dikarenakan adanya gangguan kesehatan yang dialami ibu mengharuskan bayi mendapatkan asupan nutrisi dari susu formula.

Hanya saja Anda tentunya harus sangat teliti dalam menentukan susu formula yang baik untuk pencernaan bayi. Hal ini dikarenakan pencernaan bayi sangat sensitive dalam menerima asupan nutrisi dari luar sehingga dikhawatirkan mengganggu pencernaannya. Di bawah ini adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mencermati susu formula yang aman bagi bayi.

Kenali Cocok Tidaknya Susu Formula dari Poop Bayi

Yang harus diingat sebelum memutuskan untuk memberikan buah hati susu formula adalah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika dokter menyetujui karena kondisi tertentu, maka Anda bisa memberikan anak Anda susu formula. Namun, tidak semua susu formula cocok untuk bayi. Karakteristik pada feses bayi dapat menjadi tanda untuk menentukan apakah Anda memilih susu formula yang baik untuk pencernaan bayi.

Tanda-tanda feses yang normal pada bayi yang mengonsumsi susu formula:

  1. Warna pada feses atau poop bayi berwarna kecokelatan ataupun kuning kehijauan.
  2. Tekstur pada poop bayi yang mengkonsumsi susu formula cenderung lebih padat ketimbang pada poop bayi yang hanya mengkonsumsi ASI.
  3. Tidak perlu khawatir jika frekuensi poop bayi lebih sering misalnya tiga sampai empat kali sehari selama tekstur dan warna poop normal. Beberapa bayi juga bisa jadi hanya poop satu kali sehari maupun lebih jarang lagi.
  4. Bau poop bayi yang mengkonsumsi susu formula cenderung lebih kuat dan sedikit mirip dengan bau poop orang dewasa.

Hal yang perlu Anda perhatikan adalah apabila bayi mengalami frekuensi poop yang berlebihan dalam sehari dan juga tekstur poopnya lebih cair maka Anda harus memerhatikan cara Anda memberikan susu formula. Takaran yang tidak sesuai dengan anjuran pada kemasan susu formula bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Bisa juga bayi tidak cocok dengan merk susu tertentu.

Tips Memberikan Susu Formula untuk si Kecil

Memberikan susu formula tentu tidak boleh sembarangan. Anda harus memilih dengan teliti susu formula yang baik untuk pencernaan bayi. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan pada bayi usia 0 sampai 6 bulan belum sempurna.

  1. Pilihlah susu formula yang kandungan gizinya hampir serupa dengan kandungan gizi ASI.
  2. Berikan susu formula sesuai dengan usia yang tertera pada kemasan susu. Jangan memberikan susu formula sembarangan terutama untuk bayi usia di bawah satu tahun. Jika anak sudah di atas 1 tahun, Anda dapat memberikan susu Morinaga Platinum yang diformulasikan khusus dengan formula platinum yang memiliki dua keunggulan berupa Body Defense dan Brain Care.
  3. Sesuaikan takaran susu dengan yang tertera di kotak kemasan susu. Jangan memberikan air terlalu banyak yang melebihi anjuran karena dapat mengurangi kadar nutrisi yang dibutuhkan si kecil.
  4. Setiap selesai memberikan susu formula, selalu posisikan kepala bayi di atas agar bayi tidak tersedak.
  5. Jangan terlampau berlebihan ketika memberikan susu formula. Bayi umumnya hanya akan meminum susu setiap satu sampai tiga jam setiap hari. Berikan setiap bayi lapar dan berhentilah setelah kenyang. Sehingga jangan paksa bayi untuk selalu menghabiskan susu yang telah dibuat.
  6. Jangan langsung menaruh botol susu di dalam microwave untuk menghangatkan susu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *